Tantangan baru, wanna join? |
Saya memulai tantangan baru. Dengan berhenti dari perusahaan ritel toko buku, saya memberanikan diri terjun ke dunia kuliner.
Jus! Siapa tak kenal jus (juice; eng). Minuman yang diolah dari buah segar ini banyak digemari berbagai kalangan. Lalu, kenapa harus Jus?
Saat ini banyak kita temui rombong-rombong jus buah yang mangkal di teras toko-toko waralaba. Banyak juga kita temui di foodcourt pusat-pusat belanja. Jus sudah bukan lagi kuliner yang susah di cari.
Out of the box. Itulah yang saya lihat dari karakter produk ini. Dulu jus buah selalu "ndompleng" di warung-warung makan maupun restoran yang masuk dalam daftar menu mereka. Sekarang, jus sudah melenggang dengan perkasa, mampu bersaing dengan produk kuliner yang lain.
Bagi saya, prospek jus masih cukup bagus, bahkan sampai beberapa tahun kedepan masih prospektif. Kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat mendorong omset jus buah di banyak outlet jus. Tak jarang kita harus antri untuk membeli segelas jus buah. Nah, kenapa fenomena ini tidak kita ambil sebagai peluang usaha.
Sama saja, toh namanya juga jus buah. Bahan boleh sama, tapi inovasi produk itulah yang akan bersaing di pasar. Di Surabaya banyak kita temui jus jumbo, porsinya besar dan kental sari buahnya. Ada juga jus beer, dimana dalam resepnya ditambahkan beberapa sloki beer. Kalau anda, mau inovasi seperti apa untuk produk jus anda?
Saya memulai dari garasi rumah untuk kemudian mendapatkan peluang untuk menjemput konsumen toko waralaba. Meski hanya di teras, prospeknya jelas. Tentu mereka sudah banyak pertimbangan untuk membuka gerai, kenapa tidak saya manfaatkan. Betul?
Selanjutnya adalah produk. Mau tidak mau saya harus menyediakan buah yang benar-benar segar, sesuai dengan karakter tokonya tentu saja (juga konsumen). Lalu, resep harus diupdate sesuai dengan kebutuhan dan kemauan pasar. Tidak melulu jus buah yang itu-itu saja.
Nah, yang terakhir adalah aftersales-nya. Bagaimana konsumen mau beli jus kita lagi!~
Previous post
- » Sedikit Tips Menyimpan Kopi
- » Atlantis... Indonesiakah?
- » Kopi Turunkan Resiko Kanker Rahim
- » Masa Akhir Majapahit dari Catatan Hasan Djafar
- » Tolong Dibantu ya, Sim Salabim Jadi Apa *Prok Prok...
- » Gundul-Gundul Pacul, Sebuah Filosofi
- » Smadav 2011 Rev. 8.6 dirilis
- » Tertibkan Lampu Sepeda Motor
- » Dijual: Sari Kurma Tamr
- » Sidang ala Carte